Cantik, Jakarta - Tak hanya manusia, hewan peliharaan --katakanlah anjing, kucing dan kuda-- juga bisa terkena Beli Kosmetik Hindari Online, Risikonya Tak Terduga
Agnes Mo Punya Tabungan Sehat Agar Tetap Bugar, Apa Itu?Kimchi, Asin dan Pedas Tapi Bermanfaat untuk Kulit

Dalam kasus anjing, kucing atau kuda, efek samping alergi sebagian besar mempengaruhi kulit, diikuti oleh saluran gastro-intestinal. 

Sementara asma atau reaksi kejut parah jarang terjadi. Hal ini disebabkan ada tumpang tindih antara pemicu respons imun terhadap makanan dan bahan tertentu.

"Tidak hanya manusia tapi pada dasarnya semua mamalia rentan terhadap alergi, karena sistem kekebalan tubuh mereka mampu menghasilkan imunoglobulin E," kata peneliti Isabella Pali-Scholl, dari University of Veterinary Medicine di Wina.

Namun, karena cara yang tepat soal mekanisme dan pemicu alergi ini belum diketahui, menghindari alergen adalah satu-satunya hal yang bisa para pemilik hewan lakukan. 

"Selama periode diagnosis ini, hewan diberi makan makanan buatan sendiri atau yang ditentukan dokter hewan. Jika belum ada reaksi alergi berbahaya seperti sebelumnya, makanan 'normal' secara bertahap diperkenalkan kembali, " saran Pali-Scholl.

Prosedur ini memungkinkan diet bebas alergen disesuaikan dengan intoleransi makanan masing-masing, sambil menghindari pembatasan yang tidak perlu. Demikian seperti dilansir laman Indian Express.

ANTARA