Nasional, Jakarta - Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago dikabarkan mendapat rekomendasi menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Spanyol berkedudukan di Madrid.  Kabar itu muncul dari beredarnya daftar nama sejumlah tokoh yang direkomendasikan menjadi duta besar.


Andrinof mengaku mendapat ucapan selamat dari kawan-kawannya.  Dia tidak tahu apakah daftar nama itu benar atau tidak.


"Saya nggak tahu juga kabar yang beredar itu asli atau nggak. Yang jelas, kalau saya dipanggil Bu Menlu Retno (Marsudi), saya akan minta maaf dan mohon tidak dicalonkan dulu. Saya mau konsentrasi berkarya di dalam negeri dulu," kata Andrinof saat dikonfirmasi Tempo, Selasa, 29 Agustus 2017.


Menurut Andrinof, dia baru saja ditunjuk sebagai Komisaris Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI). "Tidak baik terlalu cepat saya tinggal. Saya juga sedang ada kegiatan pembinaan kawasan wisata yang masih berjalan," katanya.


Pria yang lahir di Padang, 3 November 1962 ini menjabat sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas pada masa awal pemerintahan Joko Widodo. Ia menjabat selama 10 bulan sebelum di-reshuffle dan digantikan oleh Sofyan Djalil.


Jika benar ditunjuk menjadi Duta Besar RI untuk Spanyol, maka Andrinof akan menggantikan posisi Yuli Mumpuni Widarso.


Andrinof mengaku setelah reshuffle kabinet, sempat diundang Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. "Saya memang pernah menyampaikan ke Bu Menlu dan Pak Mensesneg, kalau saya ditugaskan ke luar negeri, saya ingin ditempatkan di Spanyol," kata dia.


Selain nama Andrinof, sejumlah tokoh masuk dalam daftar rekomendasi duta besar Indonesia. Antara lain advokat Todung Mulya Lubis yang direkomendasikan untuk menggantikan Yuwono Agus Putranto di Oslo, Norwegia. Selain itu, mantan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad, yang dikabarkan akan ke Bern, Swiss, menggantikan Linggawaty Hakim.


EGI ADYATAMA