Otomotif, Jakarta - Chairman General Electric Jeff Immelt memutuskan untuk tidak ikut bertarung dalam bursa calon CEO Uber. Dalam cuitannya di akun Twitternya, Immelt menyatakan bahwa ia memutuskan mundur dalam perebutan kursi calon bos dari perusahaan rintisan dan perusahaan transportasi yang berbasis di California, Amerika Serikat.

CEO Hewlett Packard Enterprise Meg Whitman disebut-sebut menjadi calon kuat yang akan menggantikan posisi Travis Kalanick sebagai bos baru Uber. Sejak Juni lalu, Uber tengah mencari CEO baru untuk menggantikan Kalanick yang mengundurkan diri setelah mendapat tekanan keras dari para pemegang saham.

Seperti dikutip dari BBC News, Senin 28 Agustus 2017, Whitman juga men-ciut bahwa ia tidak tertarik untuk bersaing menjadi bos Uber. "Saya tidak kemana-mana. CEO Uber bukan pilihan saya."

Sebelumnya New York Times menulis bahwa Whitman merupakan kandidat kuat untuk memimpin Uber. Uber memang tengah mendapat sorotan publik, mulai dari kasus pelecehan seksual di tempat kerja hingga dugaan pencurian teknologi mobil swakemudi milik Google.

Seperti dikutip dari laman theaustralian.com.au, pada Minggu 11 Juni 2017, Dewan Direksi Uber melalui rekomendasi Covington mendesak Chief Executive Officer, Travis Kalanick dan sejumlah petinggi Uber untuk mengundurkan diri sementara karena kasus pelecehan seksual di kantor. Email Kalanick yang mengizinkan karyawan berhubungan intim dengan syarat tertentu yang tersebar ke publik membuat Dewan Pengawas Uber kelimpungan.

Pihak Uber tidak mau memberikan komentar saat ditanya soal kemelut di perusahaan rintisan tersebut. Begitu pula dengan Kalanick dan Michael menutup mulut rapat-rapat.

SETIAWAN ADIWIJAYA