Nasional, Jakarta - Anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat  Akbar Faisal  menduga pernyataan Elza  ada kaitanya dengan keterlibatan dia dalam membongkar kasus korupsi  Muhammad Nazaruddin. "Saya membaca bahwa akan ada sesuatu. Dimulai pada 22 September 2016 ketika kami Komisi III melakukan rapat kerja dengan KPK. Saya membuka apa namanya pohon korupsi Nazaruddin," kata Akbar yang juga  politikus Partai Nasional Demokrat.

Baca: Akbar Faizal Laporkan Elza Syarief ke Bareskrim

Menurut Akbar kecurigaan itu timbul lantaran dia sempat mendapati pesan melalui aplikasi WhatsApp dari seseorang yang ia kenal. Pesan itu didapatnya pada 26 Agustus lalu dan menurutnya bernada ancaman.

"Begini bunyinya: Nazar sedang cari data penerimaan dana e-KTP oleh Akbar Faisal dan akan dilaporkan ke KPK dan diteriakin ke wartawan, dengan sekalian buktinya," kata Akbar setelah melaporkan perkara itu  ke Bareskrim Polri, Jakarta, Senin, 28 Agustus 2017.

Simak: Elza Syarief Ungkap Miryam Pernah Cerita Ditekan Rekannya di DPR

Akbar melaporkan Elza ke Bareskrim  karena dianggap melakukan persaksian palsu dan pencemaran nama baik. Menurut Akbar pernyataan itu disampaikan Elza dalam salah satu persidangan ketika menjadi saksi bagi Miryam Haryani.

Akbar  menilai  pernyataan Elza tersebut tidak berdasar karena Miryam telah mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP) miliknya. Atas pernyataan Elza tersebut, Akbar merasa kredibilitasnya terancam. "Saya merasa dikuya-kuya, kalau pakai bahasa orang Jawa," tuturnya.

DIAS PRASONGKO