Bisnis, Jakarta - PT MNC Guna Usaha Indonesia atau MNC Leasing menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) senilai Rp 100 miliar guna mendukung pengembangan usaha dan pembiayaan.

Direktur Keuangan PT MNC Guna Usaha Indonesia (MNC Leasing), Meita Liliasari, menjelaskan MTN tersebut diterbitkan dengan jumlah pokok maksimum Rp 100 miliar dan diterbitkan dalam dua seri. “Seri A dengan tenor 370 hari dan tingkat suku bunga 10,75 persen, dan seri B berjangka waktu 18 bulan dengan kupon bunga 11 persen,” ungkapnya pada Minggu, 27 Agustus 2017.

Menurut Meita, penerbitan MTN termasuk bagian dari strategi pendanaan yang dilakukan perusahaan pembiayaan aset produktif tersebut. Penerbitan MTN dipilih sebagai sumber pendanaan lantaran suku bunga yang lebih kompetitif.

Baca: Lelang 5 Surat Utang Negara, Pemerintah Kantongi Rp 15 Triliun

Penawaran MTN yang dilakukan oleh perseroan juga terbatas, sehingga prosesnya menjadi lebih cepat. Meita mengatakan multifinance yang merupakan bagian dari Grup MNC ini akan terus melakukan diversifikasi sumber pendanaan untuk mencapai struktur dana yang optimal.

“Penggunaan dana yang diperoleh dari hasil penerbitan MTN ini, setelah dikurangi biaya-biaya penerbitan MTN, akan dipergunakan untuk modal kerja perseroan dalam dalam rangka pengembangan usaha dan pembiayaan perseroan,” ujarnya.

Di samping MNC Leasing selaku penerbit, emisi surat utang jangka menengah atau MTN ini juga melibatkan PT MNC Sekuritas selaku arranger dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. selaku agen pemantau dan agen jaminan.

BISNIS